PT Kemasindo Cepat Nusantara

Perhitungan chargeable weight air freight dengan kotak kargo di atas timbangan

Cara Menghitung Chargeable Weight Air Freight Beserta Contohnya

Dalam pengiriman melalui udara, biaya angkut tidak selalu dihitung berdasarkan berat aktual barang. Maskapai atau freight forwarder juga mempertimbangkan volume ruang yang digunakan oleh barang di dalam pesawat.

Oleh karena itu, pengirim perlu memahami cara menghitung chargeable weight air freight agar dapat memperkirakan biaya pengiriman dengan lebih akurat.

Apa Itu Chargeable Weight Air Freight?

Chargeable weight adalah berat yang digunakan sebagai dasar perhitungan biaya air freight. Nilainya ditentukan dengan membandingkan actual weight dan volumetric weight, kemudian memilih angka yang lebih besar.

Penggunaan nilai yang lebih besar dilakukan karena kapasitas pesawat dibatasi oleh berat sekaligus ruang kargo. Barang yang ringan tetapi berukuran besar tetap dapat menggunakan ruang yang cukup banyak di dalam pesawat.

Perbedaan Actual Weight dan Volumetric Weight

Actual weight atau berat aktual adalah berat fisik seluruh barang yang diukur menggunakan timbangan. Berat ini termasuk kemasan, peti, palet, dan material pelindung lainnya.

Sementara itu, volumetric weight atau berat volume adalah berat yang dihitung berdasarkan ukuran panjang, lebar, dan tinggi barang. Nilai ini menggambarkan jumlah ruang yang digunakan oleh kargo selama proses pengiriman.

Secara sederhana:

  • Barang berat dan berukuran kecil biasanya menggunakan actual weight.
  • Barang ringan tetapi berukuran besar biasanya menggunakan volumetric weight.
  • Chargeable weight menggunakan nilai paling besar di antara keduanya.

Rumus Menghitung Volumetric Weight Air Freight

Rumus yang umum digunakan untuk menghitung volumetric weight air freight adalah:

Volumetric Weight = Panjang × Lebar × Tinggi ÷ 6.000

Ukuran panjang, lebar, dan tinggi harus dinyatakan dalam sentimeter, sedangkan hasil perhitungan dinyatakan dalam kilogram. Jika terdapat beberapa koli dengan ukuran yang sama, hasilnya dikalikan dengan jumlah koli.

Rumus untuk beberapa koli adalah:

Volumetric Weight = (Panjang × Lebar × Tinggi ÷ 6.000) × Jumlah Koli

Divisor 6.000 umum digunakan untuk air freight dengan rasio densitas 1:6. Namun, setiap maskapai, freight forwarder, atau layanan pengiriman dapat menggunakan faktor pembagi yang berbeda. Sebagai contoh, layanan ekspres tertentu dapat menggunakan divisor 5.000. Karena itu, konfirmasikan ketentuan yang berlaku sebelum menghitung biaya.

Cara Menghitung Chargeable Weight Air Freight

Untuk menentukan chargeable weight, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Timbang seluruh kargo beserta kemasannya untuk mengetahui actual weight.
  2. Ukur panjang, lebar, dan tinggi terluar dari setiap kemasan.
  3. Hitung volumetric weight menggunakan divisor yang berlaku.
  4. Bandingkan hasil volumetric weight dengan actual weight.
  5. Gunakan nilai yang lebih besar sebagai chargeable weight.

Contoh Perhitungan Chargeable Weight Air Freight

Sebuah perusahaan akan mengirim satu kotak dengan informasi berikut:

  • Panjang: 80 cm
  • Lebar: 60 cm
  • Tinggi: 50 cm
  • Actual weight: 30 kg

Perhitungan volumetric weight:

80 × 60 × 50 ÷ 6.000 = 40 kg

Hasil perbandingannya adalah:

  • Actual weight: 30 kg
  • Volumetric weight: 40 kg

Karena volumetric weight lebih besar, chargeable weight untuk pengiriman tersebut adalah 40 kg.

Jika tarif air freight sebesar Rp50.000 per kilogram, perkiraan biaya freight dasarnya adalah:

40 kg × Rp50.000 = Rp2.000.000

Perhitungan tersebut belum tentu mencakup biaya tambahan seperti fuel surcharge, security surcharge, handling, pergudangan, dokumentasi, dan biaya kepabeanan.

Contoh Perhitungan untuk Beberapa Koli

Sebuah pengiriman terdiri dari dua kotak dengan ukuran yang sama:

  • Ukuran setiap kotak: 120 × 80 × 50 cm
  • Jumlah: 2 koli
  • Total actual weight: 140 kg

Perhitungan volumetric weight:

(120 × 80 × 50 ÷ 6.000) × 2 = 160 kg

Hasil perbandingannya adalah:

  • Total actual weight: 140 kg
  • Total volumetric weight: 160 kg

Dengan demikian, chargeable weight pengiriman tersebut adalah 160 kg. Contoh dengan dimensi dan jumlah koli tersebut juga digunakan oleh DHL untuk menjelaskan perhitungan volumetric weight air freight.

Tips Mengurangi Chargeable Weight

Untuk mengurangi chargeable weight dan menekan biaya air freight, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  • Gunakan kemasan yang sesuai dengan ukuran barang.
  • Kurangi ruang kosong di dalam kotak.
  • Hindari penggunaan material kemasan yang terlalu besar atau berat.
  • Bongkar atau pisahkan komponen barang jika memungkinkan.
  • Gabungkan barang secara efisien tanpa meningkatkan volume secara berlebihan.
  • Ukur dimensi kemasan setelah barang selesai dikemas.
  • Konfirmasikan divisor dan ketentuan pembulatan kepada freight forwarder.

Pengoptimalan kemasan sangat penting, terutama untuk barang ringan dan berukuran besar karena biaya pengirimannya cenderung ditentukan berdasarkan volumetric weight.

Kesimpulan

Cara menghitung chargeable weight air freight dilakukan dengan membandingkan actual weight dan volumetric weight. Nilai yang lebih besar akan digunakan sebagai dasar perhitungan biaya pengiriman.

Untuk air freight, volumetric weight umumnya dihitung dengan mengalikan panjang, lebar, dan tinggi dalam sentimeter, kemudian membaginya dengan 6.000. Namun, faktor pembagi dan pembulatan dapat berbeda pada setiap maskapai atau penyedia jasa. Karena itu, selalu periksa tarif dan ketentuan pengiriman sebelum melakukan booking.

Scroll to Top